"Ya masalah busway ini harus dituntaskan. Ada 3 hal yang masih belum rampung terkait masalah busway ini. Pertama, jumlah busnya harus dicukupi, komplet. Kedua, jalur busway-nya harus steril, supaya kecepatan bus bisa dipastikan kapan ke sampai halte satu, kapan sampai ke halte dua. Ketiga, haltenya diperpanjang dan busnya bisa nyalip," kata Jokowi.
Hal itu disampaikan Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012) sore.
"Nah kalau itu mungkin 3 hal harus sudah bisa diselesaikan, mungkin sudah bisa menyelesaikan sebagian dari permasalahan kemacetan di ibukota. Kita pingin konsentrasi di situ dulu, masalah transportasi massalnya," imbuhnya.
Jokowi menilai sterilisasi busway hingga saat ini masih setengah-setengah. Bila ketiga hal di atas sudah dilakukan, imbuhnya, maka Pemprov DKI akan menghitung berapa penumpang yang bisa diangkut oleh bus TransJakarta.
"Nanti kekurangannya dibagi di MRT dan monorel seperti apa, baru bisa terhitung. Kira-kira itu," imbuhnya.
Untuk busway layang, hal ini akan dilakukan pada ruas jalan-jalan yang padat. Ketika ditanya kapan akan rampung, Jokowi menjawab, "Tahun depan. Tahun depan dirampungin".
(nwk/nrl)











































