"Artinya diisolasi, sehingga tidak ada yang lain masuk ke dalam wilayah itu. Semua daerah juga membantu, terutama daerah-daerah tetangga, untuk mengamankan wilayah itu. Jangan sampai ada yang masuk kesana sehingga bila ada yang berbau SARA itu akan lebih bahaya lagi," terang Gamawan usai rapat Kompolnas dengan Irwasda di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Gamawan menjelaskan, kerusuhan ini diduga berawal dari pertikaian antar kampung dan antar desa. Namun apa penyebab pastinya, pihaknya melakukan pendalaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gamawan juga kepada semua perangkat di daerah untuk segera melakukan tindakan begitu ada peristiwa seperti ini terjadi. "Cepat diatasi sehingga tidak sempat meluas, saya berharap langkah yang dulu itu dapat dilakukan lagi oleh gubernur sekarang," jelasnya.
Kerusuhan meluas di Kutai Barat, Kaltim akhir pekan lalu. Puluhan rumah dibakar dan ratusan warga mengungsi. Kini kondisi mulai berangsur kondusif menyusul turunnya pengamanan dari Polri dan TNI.
(ahy/ndr)











































