"Pak JK masih populer dan mantan ketum, pasti akan berpengaruh," kata Ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Agung mengatakan hal itu untuk menjawab sejauh mana pengaruh duet Mega-JK terhadap pencapresan Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan PDIP membuka peluang majunya Mega-JK berpasangan ke Pilpre 2014. Hubungan Mega dan JK diisukan semakin intens menjelang Pilpres 2014. Sejumlah sumber menyebut pembicaraan menyangkut pencapresan keduanya semakin serius, JK dikabarkan hanya mau menjadi cawapres jika berpasangan dengan Mega.
(lh/rmd)











































