Rieke yang datang tanpa didampingi pasangannya, Teten Masduki, disambut cukup meriah PKL di Kawasan Pengkolan, Kota Garut, Jawa Barat, Senin (26/11/2012). Tak malu-malu, ia meminta restu atas pencalonan sebagai gubernur Jawa Barat periode 2013-2018.
Rieke mengenakan celana panjang, kemeja kotak-kotak dan topi. Ia mengutarakan niatnya dalam bahasa Sunda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rieke yang lebih senang dipanggil teteh (sapaan kakak perempuan dalam bahasa sunda) ini sesekali memanggil nama beberapa pedagang dan pemilik toko. Mereka adalah langganan sewaktu Rieke masih duduk di bangku SMPN 2 Garut.
"Baheula urang mineng balanja didieu (dulu saya sering berbelanja di sini)," ungkap Rieke.
Selain menyapa, Rieke juga membagi-bagi stiker foto calon gubernur. "Tong hilap coblos abdinya (jangan lupa pilih saya)," ucapnya.
Sebelumnya, Rieke menyambangi Pasar Kadungora dan Pasar Leles. Direncanakan, anggota DPR ini juga akan berkunjung ke rumahnya, Tarogong Kidul.
(try/nrl)











































