Prijanto menceritakan, dia awalnya setuju proyek 6 ruas jalan tol ketika program angkutan massal mulai ditinggalkan karena menambah kapasitas jalan.
"Namun ketika program transportasi massal menonjol, itu jadi prioritas kedua. Dengan adanya jalan itu, orang tertarik untuk membeli mobil tetapi kalau ada angkutan umum massal yang memadai saya rasa naik saja angkutan massal," papar Prijanto soal rencana 6 ruas jalan tol ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Prijanto, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ingin menonjolkan program transportasi massal.
Ia berharap agar masyarakat dapat memberikan saran-saran kepada Jokowi.
"Menjelang pilkada sudah (kasih saran ke Jokowi), kalau ada apa-apa lapor ke saya. Beliau kan gampang diminta omongan, nomor handphone dikasih. Itu ibarat adalah sebagai pemimpin yang siap mendengarkan, tetapi belum tentu semua saran itu diterima meski ada azas prioritas," kata Prijanto yang terbalut kemeja batik warna cokelat ini.
(aan/nrl)











































