"Nggak, kita nggak akan nyari. Orang Munarman-nya saja menarik laporan," ujar Sekjen FUI Muhammad Al Khathath kepada detikcom, Senin (26/11/2012).
Menurut Al Khathath, Munarman pada Minggu kemarin, sudah melaporkan pemukulan yang menimpanya ini ke Polres Jaksel. Namun tak lama kemudian dia menarik laporan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan menurut Kapolsek Pamulang Kompol Mohamad Nasir, sejak awal Munarman memang enggan untuk melaporkan peristiwa yang menimpanya itu. "Setelah kejadian itu kita ajak ke Polsek untuk bikin laporan, tapi dia tidak mau. Dia bilang ini masalah kecil," ujar Kapolsek Pamulang, Kompol Mohamad Nasir, kepada detikcom, Senin (26/11/2012).
Menurut Nasir, tindakan Munarman untuk tidak membuat laporan menunjukkan bahwa sebenarnya tidak ada hal serius yang terjadi. "Harusnya apabila dia merasa dirugikan kan melapor. Tapi dia tidak mau, artinya ini kan biasa saja, tidak ada benturan," terang Nasir.
Pihak kepolisian menyebut orang yang mengeroyok Munarman adalah pemotor yang terusik karena Munarman membunyikan klakson di tengah kemacetan. Sedangkan Al Khathath menyebut pelakunya adalah preman.
(fjp/riz)











































