Kapolres: Tidak Ada Penangkapan Tersangka Bom di Sidoarjo

Kapolres: Tidak Ada Penangkapan Tersangka Bom di Sidoarjo

- detikNews
Sabtu, 18 Sep 2004 07:30 WIB
Sidoarjo - Kapolres Sidoarjo AKBP Ronni F Sompie menegaskan, tidak ada penangkapan di Sidoarjo terhadap tersangka bom Kedubes Australia pada Jumat malam hingga Sabtu pagi."Tidak ada penangkapan di Sidoarjo. Tim Polda Jatim mungkin aktif turun. Polres hanya membantu dan dilibatkan jika ada eksekusi dan penggerebekan," katanya saat dikonfirmasi detikcom melalui ponselnya pukul 07.00 WIB, Sabtu (18/9/2004)."Itu pun dilihat dampaknya. Kalau sifatnya rahasia dan berbahaya, maka akan dipertimbangkan pelibatan Polres dalam kegiatan Polda," tutur Ronni. Dia pun mengaku tidak tahu dan paham mengenai perkembangan termutakhir di Sidoarjo terkait kasus bom Kedubes Australia.Dikonfirmasi mengenai informasi akan ada penangkapan di Perumahan Gading Fajar Sidoarjo, Ronni malah berkilah kalau kawasan tersebut masuk dalam wilayah Surabaya, bukan Sidoarjo.Wartawan yang menunggu aksi penangkapan di Gading Fajar sejak Jumat malam pun terpaksa menyerah pada Sabtu pagi pukul 06.30 WIB. Hasil penantian nihil, wartawan pun meninggalkan lokasi.Apesnya, saat nyanggong di Gading Fajar, sekitar 10 wartawan yang berada dalam 3 mobil didatangi anggota kepolisian hingga 2 kali. Pertama kali pukul 03.30 WIB oleh 3 personel patroli kuda. Kedua kali pukul 05.00 WIB oleh 2 anggota Serse Polsek Gedangan.Para aparat mengaku mendapat laporan dari warga yang curiga dengan keberadaan 3 mobil yang diparkir di depan pintu gerbang Perumahan Gading Fajar. Setelah tahu yang berada di dalam adalah wartawan, polisi malah balik bertanya apa benar akan ada penggerebekan dan penangkapan tersangka bom.Meski tidak ada penangkapan, setidaknya wartawan jadi tahu kalau di perumahan itu terdapat rumah terpidana seumur hidup kasus bom Bali Achmad Roichan alias Sa'ad alias Pak Nuh. Rumah itu kini ditempati istri Roichan dan anak-anaknya. (sss/)


Berita Terkait