Cegah Tawuran Mahasiswa, Interaksi antar Fakultas Harus Ditingkatkan

ADVERTISEMENT

Cegah Tawuran Mahasiswa, Interaksi antar Fakultas Harus Ditingkatkan

- detikNews
Sabtu, 24 Nov 2012 17:56 WIB
Makassar - Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Kacung Marijan, mengomentari fenomena tawuran mahasiswa Makassar yang bagaikan tradisi. Menurutnya tawuran dapat ditekan dengan meningkatkan intensitas interaksi antar mahasiswa dari tiap fakultas yang berbeda dalam perguruan tinggi bersangkutan.

"Harus ada interaksi yang lebih intens dari berbagai jurusan, harus ada kuliah bersama dari berbagai fakultas, kalau mahasiswa sering saling ngobrol satu sama lainnya, kecurigaan-kecurigaan yang sering jadi potensi konflik bisa dihilangkan," ujar Kacung Marijan dalam acara talkshow dan nonton film bareng dengan perwakilan siswa SMU se-Makassar, di Gedung Mulo, Makassar, sabtu (24/11/2012).

Guru Besar dari Universitas Airlangga ini menambahkan untuk memutus mata rantai fenomena tawuran mahasiswa Makassar dan di kota-kota lainnya, harus ada komitmen bersama antara mahasiswa dan dosen untuk mengedepankan budaya akademik dalam menyelesaikan persoalan. Salah satunya bentuknya meningkatkan interaksi produktif antar fakultas.

"Budaya akademik itu menyelesaikan suatu persoalan dengan cara berpikir, kalau kekerasan kan tidak pakai berpikir, yang dipakai otot, bukan otak," pungkas Kacung.

Di dalam dua kasus tawuran yang terjadi di kampus Universitas Muslim Indonesia pada 20 September 2012 telah menewaskan mahasiswa Teknik bernama Ibrahim. Tawuran mahasiswa Universitas Negeri Makassar di RSU Haji Makassar, 11 Oktober 2012 lalu telah menewaskan dua mahasiswa yakni Rizki Munandar dan Hariyanto.

(mna/lh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT