Kapolsek Samarang, Kompol. Mintarsih, mengatakan bahwa kerangka manusia tersebut ditemukan dalam kondisi tergeletak di jalan setapak. Ketika ditemukan masih lengkap dengan pakaian kaos warna biru tua, celana pendek, kupluk serta sarung tangan.
"Saat ditemukan kondisinya masih utuh. Hanya saja bagian kaki terpisah beberapa meter akibat terbawa aliran air ", ujar Kompol Mintarsih di RSU dr. Slamet, Garut, Sabtu (24/11/2012) kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pemeriksaan sementara kerangka manusia yang masih dicari identitasnya tersebut bukan merupakan korban pembunuhan. Tidak ditemukan tanda kekerasan. Maka diduga sebagai korban tersesat di hutan yang tewas akibat kelaparan.
"Kami tidak menemukan adanya tanda - tanda kekerasan atau bekas sabetan senjata tajam", ungkap Mintarsih.
Lebih lanjut Mintarsih, jika ada diantara masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, untuk segera melaporkan kepada pihak Polsek Samarang.
" Jenazah akan kita simpan di kamar jenazah hingga tiga hari kemudian, jika tidak ada keluarganya makan akan dimakamkan ", pungkasnya.
(lh/lh)











































