Isu Penangkapan, Wartawan Tongkrongi Gading Fajar Sidoarjo

Isu Penangkapan, Wartawan Tongkrongi Gading Fajar Sidoarjo

- detikNews
Sabtu, 18 Sep 2004 04:33 WIB
Sidoarjo - Wartawan menongkrongi Perumahan Gading Fajar Sidoarjo yang diperkirakan akan menjadi lokasi penangkapan tersangka bom Kedubes Australia.Isu adanya penangkapan berhembus kuat sejak Jumat malam hingga Sabtu (18/9/2004) dinihari. Informasi menyebutkan penangkapan akan dilakukan di Perumahan Gading Fajar Sidoarjo.Walhasil, sekitar 10 wartawan dari media televisi, cetak dan online menunggu dan bertahan di lokasi tersebut untuk menyaksikan penangkapan. Namun hingga pukul 04.00 WIB, isu tersebut belum terbukti adanya.Kapolres Sidoarjo AKBP Ronni F Sompie yang dikonfirmasi detikcom pukul 00.30 WIB berkilah saat dikonfirmasikan isu akan ada penangkapan. Dia menegaskan, perburuan terhadap para tersangka bom Kedubes Australia masih bersifat rahasia.Sayangnya, saat akan dikonfirmasikan kembali mengenai isu lokasi penangkapan di Gading Fajar, ponsel Ronni tidak kunjung diangkat. Nada masuk selalu terdengar saat ponselnya berkali-kali dihubungi, namun Ronni tidak kunjung menjawab.Meski tanpa kepastian, wartawan bersikukuh nyanggong di depan pintu gerbang Perumahan Gading Fajar jalan Raya Siwalanpanji Sidoarjo. Apalagi memang ada kasak-kusuk kalau warganya yang dicurgai terlibat kasus bom akan ditangkap.Satpam Perumahan Gading Fajar bernama Slamet mengaku belum ada polisi yang datang selama dua hari terakhir. Dia kaget ketika melihat banyak mobil wartawan berdatangan."Wah saya ndak tahu, mas. Nggak ada polisi ke sini tuh. Memangnya ada apa?" kata Slamet balik bertanya.RoichanKerumunan wartawan sempat menarik perhatian seorang warga yang kemudian menghampiri wartawan. Setelah mendengar kasak-kusuk tersebut, pria yang tidak bersedia disebutkan namanya itu mengaku teringat dengan Achmad Roichan alias Sa'ad alias Pak Nuh yang pernah terkait dengan kasus peledakan bom Bali.Ingatannya itu bukan tanpa sebab. Rupanya rumah Roichan berada hanya selisih 3 rumah dari pintu gerbang Perumahan Gading Fajar. Tepatnya di jalan Antartika nomor 19."Setelah kejadian bom Bali, Ali Gufron alias Muklas sempat digelandang ke rumah Roichan. Setelah itu bahkan selama 3 minggu, anggota Mabes Polri sempat nyanggong di rumah tetangga Roichan," kenangnya.Menurut dia, rumah itu kini ditempati istri Roichan bernama Upi dan anak-anaknya. "Putranya kalau nggak salah sedang mondok di Solo," tuturnya.Rumah Roichan, lanjut dia, kini dijadikan home industry oleh Upi yang menjalankan bisnis susu kedelai. Anak buah Upi juga mengontrak di dalam Perumahan Gading Fajar.Menurut catatan, Roichan terkait dalam kasus bom Bali dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri. Dia kabur dan bersembunyi di Palu.Roichan menjadi terpidana seumur hidup dengan tuduhan menyembunyikan pelaku bom Bali yang kemudian menjadi terpidana mati Ali Gufron alias Muklas.Roichan mendekam di LP Kerobokan Bali. Namun kini Roichan sedang di Jakarta karena dipinjam Mabes Polri. Belum diketahui untuk pengembangan kasus apa. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini