Banjir di depan MetroTV membuat berkah bagi warga sekitar. Berbekal peralatan seadaanya, Rasimin (45), Dani (23), Syafie (27), dan Hendaryo (32) menjalani pekerjaan sebagai tukang ojek getek. Mereka membuat getek dengan bambu, balok, dan papan setebal 5 cm dengan panjang 150 cm.
Rasimin dan ketiga temannya merupakan pekerja bangunan di salah satu proyek apartemen depan kantor MetroTV. Namun, karena truk pengangkut bahan bangunan tidak dapat lewat, terpaksa mereka pun tidak bekerja. Alhasil, bahan-bahan yang ada ditempat kerja mereka disulap menjadi alat transportasi bagi masyarakat sekitar.
"Awalnya buat mainan, tidak niat ngojek. Tiba-tiba ada yang minta nyeberangin, lalu kami dikasih uang," kata Rasimin kepada wartawan, di Jalan Pilar Raya Kav A-D, Kedoya, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serentak, mereka pun menjawab tidak ada harga yang dipatok," ujarnya
Rasimin mengatakan, rata-rata warga yang menyebrang ialah mereka yang tinggal di sekitar kantor Media Group, Komplek Pilar Mas. Dan menurutnya, air sudah naik ke permukaan jalan sejak pukul 02.00 WIB pagi.
Rasimin juga menambahkan jarak mereka mendorong getek kurang lebih 1 km. Mereka pun mengaku lelah hingga dua kali menenggak minuman penambah energi.
"Tadi yang pertama naik itu mau berangkat kerja, minta diseberangin ke seberang tol. Dia ngasih kami seratus ribu," ujarnya.
Pantauan detikcom, pukul 18.00 WIB di jalan Pilar depan MetroTV terlihat air sudah surut . Oleh karena itu ojek getek pun sudah tak berfungsi.
(spt/gah)










































