Banjir yang melanda kawasan Kedoya, Jakarta Barat, masih belum surut. Sedikitnya ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air terendah 100 cm dan tertinggi hampir 2,5 Meter. Namun, itu tidak buat warga meninggalkan rumahnya.
"Rumahnya pada tingkat, jadi mereka tetap berdiam di rumahnya. Namun saya sudah instruksikan untuk siap-siap," kata Ketua RW 05 Kedoya Selatan, Sumardi Ramlan kepada wartawan saat di temui di Lokasi banjir, Jalan Adhi Karya, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2012)
Sumardi melanjutkan untuk bantuan makanan dan minuman sudah datang ke posko dapur umum yang terletak di Pos RW. Akan tetapi, karena keterbatasan tenaga untuk pendistribusian makanan atau minuman belum sampai pada warga-warga. Namun, pihaknya tetap mengusahakan yang terbaik bagi warganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom Pukul 15.00 WIB, masyarakat bersama dengan pihak Kecamatan, dan Kelurahan sedang membangun tenda darurat dan pos pengungsian. Terlihat juga mobil pemadam kebakaran berjaga-jaga di depan jalan. Anak-anak sekitar umur 8-10 tahun pun terlihat asyik berenang di gang yang terendam banjir.
Sumardi menambahkan RW 05 terdiri dari 16 RT, namun, hanya 14 RT yang terendam banjir. Dari 14 RT itu ada 1.750 KK dengan jumlah 5.250 jiwa yang menjadi korban banjir kiriman tersebut.
"Paling tinggi di RT 13 hampir 2,5 Meter," imbuhnya.
(spt/gah)










































