"Ya kalau itu (anggaran) nanti tanya saja ke Dinas Perumahan sama ke Dinas PU. Nggak hafal. Saya sekarang nggak ngapalin yang kayak-kayak begitu. Pusing...kalau ngapalin," jawab Jokowi saat ditanya besarnya dana dari kantong APBD yang akan dikucurkan untuk pembangunan rusunawa di Pasar Rumput dan lahan Dinas Teknis dalam menata Kali Ciliwung.
Hal ini disampaikan Jokowi usai rapat bersama Menko Kesra Agung Laksono dan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz di kantor Kemenkokesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kira-kira nanti 6 ribuan KK itu bisa masuk ke sanalah. Tapi ini berbeda lagi dengan yang penataan kampung lho ya. Jadi ini nanti menggunakan anggaran dari APBN. Kita nanti mungkin hanya yang non teknis mungkin yang kita anggarkan," ujar pria berusia 51 tahun itu.
Eks Wali Kota Solo ini berjanji akan mensosialisasikan program ini ke warga sekitar.
"Ya intinya seperti tadi, kalau menyewa di rusun itu mereka keberatan ya nggak apa-apa. Nanti mereka kita subsidi, nggak apa-apa. Bisa saja, nanti disubsidi semuanya ya tidak apa-apa. Yang paling penting ini dalam rangka mengatasi banjir, mengatasi pemukiman kumuh semuanya kita laksanakan," papar suami Iriana ini.
(/)











































