"Saya belum mendengar informasi itu. Jika berita itu betul, maka ini benar-benar sebuah fenomena. Sebuah pasangan yang sangat berpengalaman, bahkan mungkin yang paling berpengalaman di antara pasangan lain yang akan muncul," kata Hajri.
Hal ini disampaikan Hajri menanggapi PDIP yang membuka peluang majunya Mega-JK ke Pilpres 2014. Hal ini disampaikan Hajri saat berbincang santai dengan detikcom, Jumat (23/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibu Megawati berpengalaman sebagai wakil presiden dan presiden, Pak JK berpengalaman sebagai menteri industri-perdagangan (indag) di bawah Presiden Gus Dur dan Menko Kesra di bawah Presiden Megawati serta Wakil Presiden 2004-2009," katanya.
Menurut Hajri, pasangan Mega-JK akan benar-benar diperhitungkan oleh capres lainnya. Bahkan capres Partai Golkar Aburizal Bakrie maupun capres Gerindra Prabowo Subianto sekalipun.
"Kedua tokoh nasional ini juga berpengalaman menjadi capres dalam Pilpres 2009. Sungguh, pasangan yang secara politik sangat menarik dan pasti akan dicermati oleh calon pasangan capres-cawapres lain yang mana pun," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan PDIP membuka peluang majunya Mega-JK berpasangan ke Pilpre 2014. Hubungan Mega dan JK diisukan semakin intens menjelang Pilpres 2014. Sejumlah sumber menyebut pembicaraan menyangkut pencapresan keduanya semakin serius, JK dikabarkan hanya mau menjadi cawapres jika berpasangan dengan Mega.
(van/nrl)











































