Pasangan Jaja dan Syifah kehilangan bayi pertama mereka di RSIA Siti Zachro sehari sebelum keluar rumah sakit di Tambun, Bekasi. Komnas Perlindungan Anak yang membantu pasangan tersebut menduga rumah sakit terlibat sindikat perdagangan anak untuk adopsi ilegal.
"Di RS Siti Zachro tidak ada CCTV sebagai SOP persalinan, tidak ada keamanan yang memadai jadi orang bebas lalu lalang di ruang bersalin. Ini artinya bagian dari sindikat itu. Saya belum bisa mengatakan mereka terlibat tapi diperlukan rekonstruksi untuk menemukan bayi itu," kata perwakilan Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, di Lembaga Eijkman, Jalan Diponegoro 69, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
Arist menyesalkan tindakan pihak rumah sakit yang sama sekali tidak bertanggungjawab atas hilangnya bayi Syifah. Pola kronologi saat hilangnya bayi pun dinilai sama dengan modus penculikan bayi di tempat-tempat layanan kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(vid/ndr)











































