"Dari dulu Ibu Mega dan Pak Jusuf Kalla hubungannya baik. Dan Pak JK pernah menjadi Menko Kesra pada saat Ibu Mega jadi presiden. Koordinasi keduanya sangat baik, mereka berdua saling menghargai. Saat Pak JK menjadi Ketua Umum Golkar pun hubungan keduanya baik betul," kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara ini, kepada detikcom, Jumat (23/11/2012).
Mega dan JK selama ini diisukan semakin intens bertemu. Keduanya disebut-sebut bersiap maju bersama ke Pilpres 2014. Sejumlah sumber menyebut, JK hanya mau jadi cawapres jika dipasangkan dengan Mega.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 29 Januari lalu Pak JK hadir ke Teuku Umar di acara keluarga Ibu Mega, setahun ini ada dua kegiatan yang diikuti oleh Pak JK," ungkap politisi kelahiran 23 Desember 1968 ini.
Namun demikian, Ara menilai, untuk saat ini kedekatan Mega dan JK belum secara tegas mengarah ke Pilpres 2014. Meskipun peluang itu terbuka lebar lantaran komunikasi keduanya sangat baik.
"PDIP belum memutuskan soal itu dan belum memuculkan capres maupun cawapres. Tapi dalam politik segala kemungkinan bisa terjadi dalam politik. Yang jelas komunikasi keduanya sangat baik saling menghormati dan menghargai, dan pernah menjadi satu tim yang sangat baik. Artinya pemahaman satu karakter sudah sangat baik daam bekerjasama," ungkap Ara.
(van/nrl)











































