Syahrul Fitri (35), menceritakan, usai berobat ke dokter, dia dan istrinya yang tengah sakit maag kronis pulang dengan naik angkot ke rumah, Perumahan Cepaka Indah Blok 5 No 75, Desa Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jumat (23/11/2012). Sesampai di rumah, Syahrul kaget karena tas istrinya terbuka. Setelah dicek, uang Rp 12 juta raib.
Syahrul menduga pencopetnya adalah seorang pemuda berusia 27 tahun yang duduk di sebelah istrinya saat di angkot. Pemuda tersebut selalu mepet dengan istrinya meski isi angkot tidak terlalu penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syahrul menyatakan, uang yang digasak pencopet itu rencananya akan digunakan sebagai dana berobat. Ia dan istrinya hendak balik lagi ke dokter.
"Karena pas ke dokter, kami belum siap apa-apa. Ternyata diminta kembali untuk pengecekan dan perawatan lebih intensif di rumah sakit," jelasnya.
Meski mengaku ikhlas atas raibnya uang berobat itu, Syahrul berharap pelaku dapat segera tertangkap. Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai hal ini.
(try/nrl)











































