Komisi I Kunjungi Jalur Gaza, Pimpinan DPR Merestui

Komisi I Kunjungi Jalur Gaza, Pimpinan DPR Merestui

- detikNews
Jumat, 23 Nov 2012 09:38 WIB
Komisi I Kunjungi Jalur Gaza, Pimpinan DPR Merestui
Foto: detikcom
Jakarta - Komisi I DPR akan mengunjungi Jalur Gaza di Palestina -- yang baru saja terjadi gencatan senjata -- pada akhir bulan November 2012 ini. Pimpinan DPR merestui kunjungan kemanusiaan Komisi I DPR ini.

"Komisi I mau berangkat ke jalur Gaza. Saya sebagai pimpinan DPR sepenuhnya memberi restu dan mengizinkan rombongan DPR untuk mengunjung ke jalur Gaza, ini adalah simbolisasi doa dan komitmen kita terhadap perjuangan rakyat Palestina," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso kepada detikcom, Jumat (23/11/2012).

Menurut Priyo, kunjungan Komisi I DPR ke jalur Gaza layak didukung. Bisa jadi ini kunjungan bersejarah, jika Komisi I DPR tembus ke jalur Gaza.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan bisa jadi ini akan merupakan kunjungan pejabat parlemen pertama di dunia, yang menjadi delegasi pertama dari parlemen di dunia," katanya.

Priyo berharap kunjungan berjalan lancar tanpa gangguan. "Dan kita akan melakukan misi kemanusiaan bukan untuk berperang. Misi kemanusiaan menyerukan ke seluruh bangsa di dunia untuk melihat kebengisan zionis Israel," tegasnya.

Komisi I DPR akan mengunjungi jalur Gaza di Palestina pada akhir bulan November 2012 ini. Komisi I pun meminta restu seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Mereka siap ke Gaza dengan segala risiko, termasuk kehilangan nyawa.

"Insya Allah Komisi I DPR akan segera mengirim delegasi ke Gaza pada 26 November 2012 untuk memberikan dukungan moril maupun dukungan politik. Saat ini ada 9 anggota Komisi I DPR yang sudah confirm, jadi ini kunjungan Komisi I DPR, tekad kita sudah bulat dan sudah mempertimbangkan resiko terburuk itu (mati). Tapi kita akan berupaya menjaga keselamatan kita," kata anggota Komisi I DPR dari FPAN, M Najib, kepada detikcom, Selasa (20/1/2012).

Sebelum berkunjung ke jalur Gaza, delegasi Komisi I DPR akan diterima oleh Perdana Menteri Mesir, Parlemen Mesir dan Liga Arab. Delegasi juga akan bertemu dengan Parlemen Palestina di Amman Jordan dan Presiden Abbas di Ramallah Tepi Barat.

"Kunjungan ini dianggap penting untuk menghindari perang besar yang bisa terjadi setiap saat karena Israel terah mengarahkan mesin perangnya ke Gaza dan memobilisasi 75 ribu pasukan cadangannya sebagai persiapan penyerbuan darat setelah sekian hari melakukan gempuran dari laut dan udara," kata Najib yang juga anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR ini.

Langkah ini, menurut Najib, dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan dalam rangka ikut menjaga ketertiban dunia. Juga menyangkut persoalan kemanusiaan mengingat puluhan orang termasuk perempuan dan anak-anak telah meninggal dan luka-luka akibat serangan Israel.

(/)


Berita Terkait