Akibatnya, sekitar 123 orang siswa SD Negeri Mekarmukti II dan SMP Terbuka Desa Mekarmukti, selama seminggu terakhir tak masuk sekolah. Mereka tak berani melintasi sungai karena terlalu deras. Terlebih lagi, debit sungai semakin meninggi karena musim hujan.a berbahaya para siswa lebih memilih tidak masuk sekolah.
"Sudah seminggu lebih para siswa di SD Negeri Mekarmukti II dan siswa SMP Terbuka Desa Mekarmukti tak masuk sekolah ," ujar Syaripudin salah seorang tenaga guru di SD Negeri II Mekarmukti, Jum'at (23/11/2012), kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kini perahu karena sudah tidak ada, sebagai memang rusak dan sebagian lagi sudah dibawa kembali oleh pemiliknya " ungkap Syaripudin.
Pagi ini, debit air sungai Cisanggiri sedang naik sehingga ratusan siswa dipastikan tak masuk sekolah. Pihak sekolah sendiri tak bisa berbuat apa-apa.
"Kami tak bisa memaksakan para siswa untuk tetap sekolah karena kondisi air berbahaya bagi keselamatan jiwa," pungkasnya.
Jembatan itu putus sejak Senin 9 Januari 2012 lalu. Jembatan gantung itu putus akibat tertimpa pohon besar saat terjadi angin puting beliung yang melanda kawasan Desa Mekarmukti.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun ratusan Kepala Keluarga warga dusun Cadas Bodas sempat terisolir karena tidak ada akses jalan lain untuk bisa keluar dari dusun tersebut.
(mad/mad)










































