"Banjir datangnya dari jam 04.00 WIB pagi, waktu itu masih sedikit. Setelah jam 07.00 WIB saat saya ke kantor, banjir sudah mulai selutut. Menjelang jam 12.00 WIB ketinggian sudah satu meter lebih," kata Kak Seto kepada detikcom, Kamis (22/11/2012).
Kak Seto menambahkan saat ini listrik sudah mulai dihidupkan kembali setelah sebelumnya sempat dimatikan untuk menjaga keselamatan warga saat banjir.
"Tempat kami ini RW 12, RT 01 dan 02, banjir sudah menurun menjadi selutut. Bantuan tadi juga sudah datang dari kelurahan, kecamatan, dan Satpol PP berupa dua perahu karet. Listrik juga sudah menyala kembali sejak setengah jam yang lalu setelah sebelumnya dimatikan," kata Kak Seto yang juga ketua RW 12 ini.
Kebanyakan warga tetap bertahan dan sebagian ada yang mengungsi ke tempat sanak famili di wilayah lain. Rencananya, di wilayah itu akan dibangun tempat penampungan sementara.
"Warga mengemasi barang, dinaikkan semua supaya tidak terkena banjir. Ini rencananya akan dibangun penampungan dan dapur umum," ujar Kak Seto.
(/)











































