FPPI Solo Aksi Serukan Golput

FPPI Solo Aksi Serukan Golput

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2004 17:30 WIB
Solo - Puluhan aktivis muda yang bergabung pada Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) menyerukan pilihan menjadi golput dalam pilpres putaran kedua mendatang. Alasannya kedua capres yang ada diyakini tidak akan ada yang mampu mengembalikan nasib Indonesia dengan melepaskan diri modal internasional.FPPI Solo menggelar aksi di Bundaran Gladag, Solo, Jumat (17/9/2004) sore untuk menyampaikan sikap politiknya itu. Mereka menilai keterlibatan asing dalam kehidupan politik di tanah air sudah terlalu jauh namun tidak ada upaya atau sikap yang tegas dari kedua pasangan capres dan cawapres mengenai hal itu.Pada pemilu legislatif dan pilpres putaran pertama, keterlibatan asing itu sangat terasa dengan dalih bantuan dari negara-negara dunia pertama yang mereka sebut sebagai sarang neo-kolonialisme dan imperialisme. Keterlibatan berikutnya adalah upaya pemiskinan rakyat dengan mendorong pembahasan RUU SDA, RUU Perkebunan, RUU Privatisasi Migas dan lain-lainnya."Pada level kebijakan agraria, pemerintah juga tidak mampu mengembalikan tanh-tanah rakyat yang dirampas militer dan sipil bermodal. Kedua capres juga tidak memiliki konsep jelas mengenai hal itu," ujar Hendry, salah seorang aktivis FPPI Solo yang ikut menggelar aksi."Seharusnya pilpres kali ini bisa menjadi kontrak politik bagi seluruh rakyat Indonesia, tapi pada kenyataannya para capres maupun cawapres tidak ada yang mempedulikan kesengsaraan nasib rakyatnya itu. Karena itu menjadi golput adalah adalah kata nurani yang harus kami lakasanakan," lanjutnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads