Jokowi mengaku bukan menolak program 6 ruas jalan tol. Namun, ia memilih lebih memprioritaskan transportasi massal.
"Saya tuh jalan tolnya seperti apa belum dipresentasikan. Saya tuh pro transportasi massal. Saya ngomong bolak balik juga no people, no car. Menggerakkan orangnya, bukan mobilnya. Jadi yang 6 jalan tol itu saya belum dapat presentasi apa-apa. Saya belum bisa komentari. Tapi sekali lagi, saya pro pada transportasi massal," kata Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
6 Ruas tol ini adalah Kampung Melayu-Kemayoran, Semanan-Sunter via Rawa Buaya - Duri Pulo, Kampung Melayu-Duri Pulo, Sunter-Pulo Gebang, Ulujami-Tanah Abang, dan Pasar Minggu-Casablanca. Kementerian PU berpendapat, 6 ruas tol itu penting untuk menambah panjang jalan Jakarta yang saat ini tidak sebanding dengan luas Ibukota.
(aan/nrl)










































