5 Alasan Janggal Pembatalan Vonis Mati Bos Narkoba Hengky Gunawan

- detikNews
Kamis, 22 Nov 2012 15:13 WIB
5 Alasan Janggal Pembatalan Vonis Mati Bos Narkoba Hengky Gunawan
Ilustrasi (paxchristieusa.org)

Majelis hakim menganulir vonis hukuman mati karena alasan hukuman mati melanggar konstitusi. Majelis PK menyatakan hukuman mati bertentangan dengan pasal 28 ayat 1 UUD 1945 dan melanggar Pasal 4 UU No 39/1999 tentang HAM.

Tapi ini tetap membuat Mudzakkir geleng-geleng. Sebab Mudzakkir menilai alasan ini bukan keputusan final majelis hakim.

"Bisa jadi ini hanya alasan hukum yang digunakan oleh satu orang majelis hakim," ujar Mudzakkir.

Hal ini bukannya tanpa alasan. Sebab Imron Anwari sebagai ketua majelis merupakan hakim agung yang setuju adanya hukuman mati. Hal ini tercermin dalam hukuman mati yang dijatuhkan kepada Kolonel M Irfan Djumroni karena membunuh hakim Pengadilan Agama.

Di kasasi, MA mengubahnya menjadi penjara seumur hidup. Tapi Imron Anwari berbeda pendapat, Imron setuju hukuman mati karena pidana mati yang dijatuhkan judex facti telah tepat.

"Jadi alasan vonis mati bertentangan dengan UUD 1945 ini dari argumen hakim agung siapa?" tanya Mudzakkir.