"Kita sedang membahas dengan VIP Secure Parking untuk masalah keamanannya. Ada beberapa hal yang perlu ditambahkan seperti CCTV yang belum ada," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Kamis (22/11/2012).
Sejak satu tahun belakangan, pengelolaan perparkiran di Markas Polda Metro Jaya ini dikelola oleh pihak swasta yakni VIP Secure Parking. Namun, tidak ada perbedaan yang cukup mencolok dibanding pengelolaan parkir sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tidak adanya kamera CCTV, kurangnya petugas penjagaan juga menjadi salah satu penyebab tidak maksimalnya pengamanan di area parkir ini. "Personelnya juga kurang," Rikwanto mengeluhkan.
Selanjutnya, Rikwanto mengatakan, masyarakat yang menjadi korban kejahatan seperti itu di area parkir kompleks Polda Metro Jaya akan mendapat ganti atas kerugian yang dideritanya itu.
"Kalau ada kejadian seperti itu, bisa diklaim," tutup Rikwanto.
Untuk diketahui, aksi pembobolan mobil dengan modus pecah kaca di area parkir Polda Metro Jaya terjadi pada Senin (19/11) pukul 17.45 WIB. Saat itu, korban bernama Budhi Hany Mulia (46) tiba di Polda Metro Jaya pukul 13.48 WIB dan memarkirkan mobilnya di halaman parkir.
Kemudian, ketika dia kembali ke mobilnya sekitar pukul 17.45 WIB, dia mendapati kaca mobilnya di bagian kiri belakang sudah pecah. Setelah diperiksa, ternyata barang-barang di dalam mobil sudah raib.
Akibat peristiwa itu, ia kehilangan 2 unit laptop serta dokumen perusahaan dan barang-barang lainnya. Ia kemudian melapor ke SPK Polda Metro Jaya.
(mei/ega)










































