Ketua Terpilih DPRD DKI Bantah Lakukan Money Politics
Jumat, 17 Sep 2004 16:53 WIB
Jakarta -
Ketua terpilih M. Ade Surapriatna membantah melakukan money politics atau politik uang dalam pemilihan Ketua DPRD DKI. Namun anggota Fraksi Partai Golkar ini mengakui telah melakukan lobi dengan parpol lain.Dengan Partai Demokrat yang anggotanya diduga berkhianat dari kesepakatan untuk mendukung Ahmad Heryawan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)? Bukan."Saya tidak melakukan money politics. Tapi saya mengakui telah melakukan lobi-lobi politik dengan partai-partai netral seperti PAN dan PKB," kata Ade kepada wartawan usai rapat paripurna pemilihan Ketua DPRD DKI di Gedung DPRD DKI, Jl. Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (17/9/2004).Sebagaimana diberitakan Ade Surapriatna terpilih sebagai Ketua DPRD DKI periode 2004-2009 setelah mengalahkan rival utamanya, Ahmad Heryawan. Ade meraih 42 suara, sementara Ahmad hanya meraih 30 suara. Padahal gabungan suara PKS dan PD saja sudah 33 suara. Ini menimbulkan dugaan banyak suara PD yang lari ke Ade.Himpun AspirasiDalam kesempatan itu Ade juga menyatakan akan menampung aspirasi dari berbagai fraksi di DPRD DKI setelah terpilih. "Saya akan menghimpun seluruh aspirasi dari berbagai fraksi yang ada di DPRD," katanya.Ade juga berjanji untuk meningkatkan kewibawaan anggota dewan. "Kalau bisa kita tidak mendengar anggota dewan yang lebih dikritik dibanding mengkritik. Tugas dewan mengawasi, bukan diawasi. Selama ini cenderung lebih banyak orang yang mengawasi dewan."Ketika ditanya tentang upaya memperbaiki nasib anggota dewan, Ade menyatakan itu akan dilakukan sesuai peraturan pemerintah. "Kita tidak mau anggota dewan mengobyek. Sejauh keuangan Pemda memadai, kita akan coba patuhi tentang fasilitas tersebut," ujarnya.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































