Kahumas PT KAI Sugeng Priyono menyatakan, sejauh ini sebanyak 9 rangkaian tertahan di Bogor. Tiap hari seharusnya kereta bisa beroperasi 4-6 kali dari Bogor ke Jakarta dan sebaliknya. Tapi karena tak bisa melintas di lokasi longsor, semua kereta tak dioperasikan.
"Sampai saat ini, 30 jadwal perjalanan kereta dibatalkan," kata Sugeng di lokasi longsor, Kampung Babakan Sirna RT 3 RW 11, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (22/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga siang ini, eskavator mengeruk tanah di lokasi longsor. Tanah-tanah yang longsor ditata ulang agar konturnya bisa digunakan sebagai landasan tiang Listrik Aliran Atas (LAA) KRL. Puluhan pekerja tampak memotong tiang dan kabel yang berserakan.
Longsor di Cilebut terjadi sekitar pukul 17.45 WIB, Rabu (21/11/2012). Kereta Jakarta-Bogor hanya bisa sampai Bojonggede. Sementara arus kereta dari Bogor, lumpuh total. Diperkirakan, kereta baru bisa melintas, Sabtu (24/11) lusa.
(trw/nwk)










































