"Terjadi penumpukan penumpang tidak seperti biasa. Dari pukul 06.00 WIB-09.00 WIB sudah full di sini, masih padat belum ada pengurangan," ujar Kepala stasiun Bojong Gede, Tiyono, kepada detikcom, di Stasiun Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/11/2012).
Menurut Tiyono, penumpang sudah mengetahui jika Stasiun Bogor dan Cilebut tidak bisa dilalui. Karena itu, penumpang datang ke Stasiun Bojong Gede.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di Bojong Gede hanya digunakan 1 jalur meskipun ada 2 jalur yang tersedia. Begitu sampai di Bojong Gede, tidak sampai 5 menit, kereta langsung berangkat lagi ke Tanah Abang/Jakarta.
Untuk pengamanan penumpang, Tiyono menuturkan, pihaknya menambah personel. "Kita juga minta bantuan Polsek Bojong Gede," ucap dia.
Tanah longsor di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Rabu (21/11) kemarin membuat rel KA ambles sedalam 20 meter. Proses evakuasi terhadap jalur KRL yang longsor tersebut hingga kini belum tuntas. Jalur KA Bogor-Bojong Gede dan sebaliknya belum bisa dilalui.
(nwy/nwk)










































