Jalur KA Bogor-Jakarta Belum Bisa Dipergunakan

Jalur KA Bogor-Jakarta Belum Bisa Dipergunakan

Rafik Maeilana - detikNews
Kamis, 22 Nov 2012 02:33 WIB
Jalur KA Bogor-Jakarta Belum Bisa Dipergunakan
Foto: Rafiq/detikcom
Bogor, - Proses evakuasi longsor yang terjadi di wilayah Cilebut, Bogor terlihat dihentikan. Masih terjadi pergeseran tanah di lokasi kejadian, selain itu air yang menggenangi juga masih mengalir di lokasi longsor.

Hal ini menyebabkan tidak mungkin jalur tersebut dilintasi oleh kereta api. Jalur KA Bogor-Jakarta pun belum bisa dipergunakan esok hari.

"Tanahnya masih bergoyang, sepertinya nggak mungkin kalau dilewati sama kereta," kata salah seorang petugas evakuasi ketika ditemui di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pantauan detikcom di lapangan hingga pukul 23.56 WIB, Rabu (21/11/2012), tim evakuasi mencoba mengevakuasi tiang listrik yang menutupi perlintasan kereta. Namun tanah belum solid dan membuat salah satu tiang listrik bergoyang.

Selain itu jumlah rumah yang tertimbun longsor kini bertambah menjadi 17 rumah. "Jumlah total ada 17, ini setelah hasil rapat RT dengan pihak kelurahan," ujar Agus salah satu warga yang rumahnya tertimbun.

Warga beserta Tagana, BPBD, Koramil dan pihak kepolisian terlihat mencoba membantu mengevakuasi. Namun karena masih rawan, evakuasi tidak mungkin dilanjutkan. Lebar dan tingginya longsoran tanah membuat tim evakuasi kesulitan dan hal itu pula yang menyebabkan kontur tanah masih bergoyang.

Seperti diberitakan sebelumnya, lokasi longsor berada di RT 03 RW 11, Desa Babakansirna, Kecamatan Sukaraja. Panjang longsor mencapai 500 meter dengan ketinggian 20 meter. Lalu lintas kereta juga terhenti akibat longsor tersebut.
Hingga kini petugas masih berjaga di lokasi kejadian hingga pagi nanti.

(van/van)


Berita Terkait