"Ada beberapa kader yang lolos dari sergapan polisi sedang dirawat di rumah sakit karena kepalanya bocor," kata Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Univ Muhammadiyah Jakarta, Lukman Azis, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (21/11/2012) malam.
Lukman juga mengatakan bahwa kader HMI yang ditangkap polisi mengalami penganiayaan. "Apabila ada polisi yang mengatakan bahwa 12 kader HMI yang ditahan di Polda tidak dalam kondisi luka maka yang bicara itu adalah tukang pukul yang pendusta. HMI Punya bukti jumlah massa yang aksi HMI dan foto-foto hasil penganiayaan yang dilakukan oleh para aparat," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aparat seharusnya mengedepankan pendekatan persuasif daripada melakukan penganiayaan dan penangkapan," tutur Lukman.
"Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Ketua Umum Badko HMI Jabotabek Banten, Rudi Ghani, apabila ada statement polisi yang mengatakan jumlah masa aksi HMI hanya 75 orang, maka itu kebohongan publik. Jumlah peserta aksi ada sekitar 500 anggota kader Himpunan Mahasiswa Islam," lanjutnya.
(/van)










































