"Biasanya saya jualan dari pagi, paling malem jam 8 baru pulang. Itupun kadang gak habis. Tapi hari ini udah habis dagangan saya," ujar yono, penjual mie ayam ketika diwawancarai oleh detikcom, Rabu (21/11/2012).
Selain itu, menurutnya omset penjualan juga naik 30 sampai 50% karena hari ini Pak Yono menaikan harga mie ayam nya dari Rp.7000 menjadi Rp 10.000 per porsi. Walaupun begitu mie ayam Pak Yono tetap laris diserbu para pendemo yang sudah kelelahan dan lapar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama halnya dengan Pak Yono,ketika detikcom berbincang dengan Syaiful, salah seorang penjual minuman, hari ini ia mengaku mendapatkan keuntungan dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
"Hari biasa air mineral Rp 3.000, tapi lagi rame jadi Rp 4.000," ujarnya.
Walaupun begitu, Syaiful mengaku pendemo membawa berkah bagi dagangannya, karena menurutnya yang sehari-hari berdagang di sekitaran Monas biasanya pada jam-jam seperti sore ini tidak terlalu banyak konsumen disana.
"Dagang di sini (Monas) kadang nggak tentu. Apalagi hari biasa,dikit mbak. Tapi syukur deh ada demo. Dagangan saya jadi laris," tuturnya sambil tertawa.
Demo Buruh yang sudah berlangsung sejak tadi pagi ini diikuti oleh puluhan ribu buruh yang tergabung dalam berbagai himpunan serikat buruh di Jabodetabek. Mereka telah melakukan long march dari Bundaran HI menuju Istana negara untuk berorasi menolak UU BPJS dan SJSN.
(gah/gah)











































