Kapolri Akui Penangkapan Terkait Bom Kedubes Simpang Siur

Kapolri Akui Penangkapan Terkait Bom Kedubes Simpang Siur

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2004 14:40 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar membenarkan jajarannya telah melakukan sejumlah penangkapan terkait peristiwa peledakan bom di depan Kedutaan Besar Australia. Dan Kapolri mengakui informasi tentang penangkapan tersebut simpang siur."Saya akui informasinya memang simpang siur. Karena memang saya dapat laporannya berubah-ubah. Hari ini bisa ditangkap, kemudian dilepaskan karena ternyata tidak terlibat," kata Kapolri usai salat Jumat di Masjid Al Ikhlas di kompleks Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Jumat (17/9/2004).Menurut Kapolri, polisi memiliki kewenangan memeriksa orang-orang yang diduga terkait kasus teror selama 7 kali 24 jam sebagaimana diatur UU No.1/2003 tentang Pemberantasan Terorisme."Tapi kita cukup waktu dengan UU Teroris untuk menentukan apakah yang bersangkutan cukup kuat untuk ditahan atau dilepas. Karena belum tentu mereka tergabung dalam kelompok Azahari," kata Kapolri.Dalam kesempatan itu Kapolri menjelaskan dirinya juga menerima sejumlah laporan mengenai penangkapan terhadap orang-orang yang diduga terkait bom di depan Kedubes Australia tadi malam. "Tapi nanti lah. Secara prosedur akan kita pertanggungjawabkan." (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini