Buruh Riau Kecewa UMP Cuma Naik Rp 170 Ribu

Buruh Riau Kecewa UMP Cuma Naik Rp 170 Ribu

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 21 Nov 2012 15:25 WIB
Buruh Riau Kecewa UMP Cuma Naik Rp 170 Ribu
Ilustrasi/detikcom
Pekanbaru - Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau ditetapkan naik Rp 170 ribu, dari Rp 1.230.000 menjadi Rp 1,4 juta. Para buruh kecewa karena menganggap kenaikannya tidak signifikan.

"Perwakilan buruh kalah suara dalam sidang dewan upah. Mayoritas utusan hanya menyetujui UMP Riau tahun depan hanya Rp 1,4 juta atau hanya naik Rp 170 dari UMP dari sebelumnya," kata anggota Dewan Pengupahan Riau dari SPSI, Hermansyah dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (21/11/2012).

Menurut Hermansyah, dalam rapat Dewan Pengupahan Provinsi, suara buruh kalah muntlak dalam memperjuangkan kenaikan dari Rp 1,230.00 menjadi Rp 1,6 juta. Dewan Pengupahan yang terdiri dari Disnaker, pengusaha, Kadin, Apindo, dan utusan perguruan tinggi, memutuskan UMP tahun 2013 hanya Rp 1,4 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam beberapa kali rapat, pemerintah dalam hal ini, Disnaker Provinsi Riau, lebih banyak absen. Kita kalah suara. Mau tidak mau, kita harus menerima keputusan suara terbanyak," keluh Hermansyah.

Hermansyah dan sejumlah perwakilan buruh mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Sebab, kenaikan itu dinilai tidak pas, tepatnya bagi buruh yang telah berkeluarga.

Keputusan ini, katanya, akan menjadi acuan untuk Upah Minimum Kabupaten (UMK). Tiap daerah bisa menentukan upah yang berbeda-beda.

"Tapi yang jelas, UMK tidak boleh dibawah UMP. Namun biasanya, kalaupun ada kenaikan dari UMP, angkanya tidaklah akan terlalu signifikan juga," kata Hermansyah.

Riau (cha/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini