Upaya efisiensi anggaran di sejumlah dinas pemerintah provinsi DKI Jakarta sedang digalakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Penghematan tersebut dimulai dari dinas Pekerjaan Umum (dinas PU) hingga dinas Pertamanan.
"Yang jelas dari PU saja kita bisa hemat Rp 500 miliar lebih, dari dinas pendidikan Rp 500 miliar lebih tidak ada pemotongan gaji satu pun. Pokoknya yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa kita potong 25 persen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Pria yang akrab disapa Ahok ini menambahkan upaya penghematan juga akan dilakukan dinas pertamanan. Pasalnya, pemerintah provinsi DKI Jakarta periode sebelumnya menggunakan jasa swasta dalam perawatan dan penjagaan sejumlah taman di kawasan bisnis di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ahok, hal ini bisa menghemat Rp 5 miliar anggaran dinas pertamanan. Ahok pun berencana dana hasil penghematan bisa dialokasikan untuk pembangunan sejumlah sarana dan prasarana publik.
"Dialihkan ke pembangunan, termasuk pasar," ujar mantan Bupati Belitung Timur tersebut.
(vid/ndr)










































