"Sebenarnya kami juga ingin seperti Filipina yang hanya lulusan SMA yang boleh bekerja di luar negeri, ini berkaitan dengan kesiapan mental, psikologis, skil, dan berbagai kapasitas kompetensi serta tingkat pendidikan," kata Muhaimin dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, mengungkapkan syarat ini dibutuhkan agar tidak terjadi lagi kasus-kasus pemerkosaan dan pelecehan terhadap TKW di luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhaimin menjelaskan saat ini komposisi angkatan kerja Indonesia 47 persen berpendidikan Sekolah Dasar. Muhaimin juga mengatakan kementeriannya telah mengupayakan langkah-langkah agar jumlah TKI yang berangkat ke luar negeri semakin menurun.
"Kami sudah mengupayakan lapangan kerja baru di pedesaan, seperti padat karya produktif, ekonomi kreatif, industrialisasi pertanian, itu menjadi kebutuhan mendesak," ucapnya.
"Alhamdulillah sekarang mulai terjadi orientasi baru, mereka tidak lagi memilih bekerja sebagai PRT di luar negeri," imbuh Ketua Umum PKB ini.
(mok/mok)











































