Pembahasan Raperda Transportasi DKI Ditunda, Demo Sopir Angkot Bubar

Pembahasan Raperda Transportasi DKI Ditunda, Demo Sopir Angkot Bubar

- detikNews
Selasa, 20 Nov 2012 15:40 WIB
Pembahasan Raperda Transportasi DKI Ditunda, Demo Sopir Angkot Bubar
Gubernur DKI Joko Widodo di depan ratusan sopir angkot yang berdemo.
Jakarta - Demo ratusan sopir bus dan mikrolet di depan kantor DPRD DKI akhirnya berakhir dengan tertib. Mereka membubarkan diri setelah Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana berjanji akan menunda pembahasan Raperda Transportasi.

Pantauan detikcom, Selasa (20/11/2012), para sopir membubarkan diri pukul 15.15 WIB. Mereka membubarkan diri dengan tertib. Cuaca di lokasi mendung. Arus lalu lintas menjadi kembali normal karena mobil-mobil angkot para pedemo yang diparkir di tepi sepanjang Jalan Kebon Sirih sudah bergerak lagi.

"Pembahasan Raperda Transportasi harus diundur karena poin-poinnya belum menyangkut kepentingan Bapak-bapak sebagai operator," ujar Triwisaksana di atas mobil pick up yang disambut tepuk tangan para pendemo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, salah satu poin yang dinilai memberatkan operator yakni retribusi, harus dihilangkan. "Ini pendapat pribadi saya dulu, insya Allah saya akan perjuangkan ke teman-teman yang lain," ujarnya.

Selain itu, Triwisaksana juga meminta para pengusaha angkutan umum juga ikut mengawalnya. "Saya juga meminta Bapak-bapak dengan intensif memberi masukan kepada kami dalam pembahasannya nanti," kata pria yang akrab dipanggil Sani ini.

Sebelumnya, sejumlah perwakilan demonstran menemui Triwisaksana untuk menyampaikan keluhannya terkait Raperda Transportasi. Beberapa poin yang memberatkan para pengusaha angkutan umum ini adalah tentang retribusi, peremajaan 7 tahun, dan penggantian 4 mikrolet menjadi satu bus sedang.

"Kalau saya cuma punya 2 mikrolet, hangus dong?" ujar salah satu pemilik mikrolet, Mustaqim saat bertemu dengan Triwisaksana.

Sebelum berdemo di depan gedung DPRD, para sopir angkutan umum berdemo di depan Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Joko Widodo pun menemui mereka dan berorasi di hadapan para sopir. Ia menyampaikan pendapatnya tentang Perda dan Raperda.

"Saya ini baru. Jadi itu Perda yang lalu. Tetapi tadi sudah saya sampaikan kepada ketua (DPRD) bahwa setelah rekomendasi DPRD saya terima, detik itu juga, saya akan buat Pergub untuk membebaskan dengan catatan harus sudah ada rekomendasi dari Dewan. Sebentar lagi, saya akan telepon Dewan meminta agar rekomendasi dipercepat," kata Jokowi.

"Mengenai Raperda tentang transportasi, silakan Bapak Ibu untuk menyampaikan aspirasi ke Dewan. Yang jelas saya ingin yang kecil-kecil ini tetap hidup dengan baik, sehingga bekerja semangatnya untuk menghidupi yang kecil-kecil," lanjut Jokowi.

(/rmd)


Berita Terkait