5 PR Jokowi pada Lurah & Camat di Jakarta

Hari ke-36 Jokowi

5 PR Jokowi pada Lurah & Camat di Jakarta

Ahmad Juwari - detikNews
Selasa, 20 Nov 2012 14:40 WIB
5 PR Jokowi pada Lurah & Camat di Jakarta
dok detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Jokowi menyadari membangun dan menata Jakarta tak bisa semata dilakukan Pemerintah Provinsi namun juga membutuhkan partisipasi warga. Untuk itulah, Jokowi meminta para lurah dan camat menggerakkan warga berpartisipasi membangun kampungnya. Apa saja instruksinya?

Hal itu disampaikan Jokowi di hadapan sekitar 320 jajaran lurah dan camat se-DKI di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2012). Pertemuan itu dihadiri 267 lurah, 47 camat, 5 wali kota dan 1 bupati dari seluruh wilayah DKI Jakarta.

1. Bersihkan Tembok Korban Coretan Liar

Foto: Ari Saputra
"Saya tugasi sekarang lurah, camat yang ada di lingkungan kita, coretan seperti ini dihilangkan Beli cat nggak mahal. Saya tau tugasnya ada yang PU (Pekerjaan Umum, red), tapi kalau bersih jadi prestasi Bapak Ibu Lurah-Camat, juga termasuk Walikota," kata Jokowi sambil menayangkan slide presentasi di layar 3x3 meter bergambar tembok-tembok korban vandalisme coretan liar di Jakarta.

"Jangan sampai camat di kantor saja, sehingga coretan seperti ini sudah tidak ada. Semua tempat ya, akan menjadi kota apa kalau seperti ini? Di semua tempat. Kalau dibiarkan bagaimana, Jakarta mau jadi apa? Kelihatan kita tidak punya upaya. Persepsi yang muncul akan negatif, bukan positif," imbuh Jokowi.

2. Hidupkan Kerja Bakti di Kampung

Foto: Hasan Al Habsyi
Kemudian, Jokowi juga menugasi camat dan lurah menggerakkan warga untuk menghidupkan gotong royong. Manfaatnya, membersihkan kampung dan mencegah banjir.

"Yang kedua, ini sampah, di selokan di kampung, tegur masyarakat untuk dibersihkan sehingga saya perintahkan Sabtu-Minggu kerja bakti terus sampai akhir Desember. Saya akan cek setiap Sabtu atau Minggu di kelurahan yang ada. Nggak bisa yang bergerak hanya PU saja. Selokan-selokan kecil di kampung kalau dibiarin ya sampai kapan pun ya banjir kita," jelas Jokowi.

Dalam slide itu Jokowi menunjukkan jalan-jalan kampung yang bisa dibersihkan dengan kerja bakti di tingkat RT/RW dan warga. Kemudian slide berpindah ke Pintu Air Manggarai.

"Juga jalan-jalan seperti ini. Tolong diperintah RW, RT, warga. Wibawa Bapak-Ibu kelihatan kalau perintah dilaksanakan. Ini yang seperti ini (Pintu Air Manggarai) urusannya PU, yang kecil tadi urusannya Bapak Ibu semuanya," papar dia.

3. Tertibkan Spanduk Liar

(Foto: Ari Saputra)
Tak luput spanduk-spanduk yang melanggar aturan menjadi perhatian mantan Wali Kota Solo ini. Camat dan Lurah setempat bisa meminta bantuan Satpol PP untuk menertibkan itu.

"Juga banyak spanduk yang penempatannya di luar di tempat yang telah ditentukan, aturannya ada, bisa perintahkan Satpol di wilayah masing-masing. Agar terbiasa, partai yang pasang terbiasa menempatkan spanduk bendera, dilihat dari estetika indah. Taman pasang spanduk, baliho dengan bambu, bambunya masih malah melintang. Selain bahaya dilihat dari sisi estetika tidak baik sekali. Jadi satpol PP bisa diperintah untuk membersihkan hal-hal tidak benar seperti ini," kata dia.

4. Bangun Taman di Kampung

Foto: Ari Saputra
Setelah membersihkan, Jokowi juga menugasi para camat dan lurah menghias wilayahnya. Dimulai dari membuat taman-taman di tingkat kampung.

"Kemudian taman-taman di kampung, banyak. Beli tanaman kan murah, atau menggerakkan warga. Taman-taman di kampung juga harus baik. Semuanya di kampung itu kosong dan gundul, botak total. Nanti akan saya lihat di lapangan," imbaunya.

5. Tertibkan Parkir Liar

Parkir liar yang mengganggu juga disorot Jokowi. Dia meminta para lurah dan camat hal-hal seperti itu ditertibkan.

"Juga kecil-kecil seperti ini, tolong ditegur. Karena kadang-kadang seperti ini ada setoran, saya ngerti ke mana, tapi pura-pura nggak ngerti. Tolong diatur, ditegur. Ada yang di dekat Kelurahan nggak ditegur, bagaimana yang lain? Kan merembet ke mana-mana," tegas Jokowi sambil menunjukkan slide parkir liar.
Halaman 2 dari 6
(nwk/mad)


Berita Terkait