Raih 19 Emas, Indonesia Juara Umum Kompetisi Keahlian Kerja Tingkat ASEAN

- detikNews
Senin, 19 Nov 2012 23:46 WIB
Jakarta - Indonesia menjadi juara umum ASEAN Skills Competition (ASC) 2012. Hasil itu diraih setelah Indonesia berhasil mengumpulkan 19 medali emas, unggul jauh di atas peringkat dua, Vietnam, yang hanya meraih 5 medali emas.

ASC adalah kompetisi ketrampilan kerja dua tahunan yang diikuti oleh anak-anak muda (maksimal 22 tahun) dari negara-negara ASEAN. ASC dimaksudkan untuk mempromosikan dan meningkatkan standar keahlian di kawasan ASEAN dalam kerangka mencapai standar internasional.

Setelah mengadu keterampilan selama tiga hari, yaitu pada 15, 16, dan 17 November 2012, serta melewati penilaian terbuka dewan juri, delegasi Indonesia berhasil meraih gelar juara umum The 9th ASEAN Skills Competition. Diwakili 42 kompetitor (peserta kompetisi), Indonesia total merebut 19 medali emas, 12 medali perak, 2 medali perunggu, dan 7 medallion for excellence, yaitu medali yang diberikan kepada kompetitor yang mampu melewati standar nilai 500.

Terpaut jauh di bawah Indonesia, pada peringkat kedua (runner up) adalah tim Vietnam yang meraih 5 medali emas, 4 medali perak, 5 medali perunggu, dan 11 medallion for excellence. Sedangkan di peringkat ketiga, Thailand memperoleh 5 medali emas, 2 medali perak, 4 medali perunggu, dan 12 medallion for excellence. Vietnam telah disepakati akan menjadi tuan rumah The 10th ASEAN Skills Competition tahun 2014.

Selain medali emas di sejumlah kejuruan (bidang keahlian) yang menjadi unggulan Indonesia, seperti Automobile Technology, IT Network Systems Administration, Web Design, Mechanical Engineering Design – CAD, Cabinet Making, Industrial Automation dan Fashion Technology, Indonesia juga mampu menyabet medali emas untuk beberapa kejuruan lain seperti Beauty Therapy, Hairdressing, dan Mechatronics.

Hasil pada ASC IX ini merupakan prestasi terbaik tim Indonesia sejak ikut serta dalam kompetisi skill labour tingkat ASEAN ini pada 1995. Terakhir, pada ASC VIII di Bangkok-Thailand (2010), tim Indonesia menempati posisi kedua dengan perolehan 8 medali emas, 2 medali perak, 6 medali perunggu, 13 diploma.

”Sejak awal kami optimistis mampu juara umum. Tetapi meraih 19 medali emas, ini capaian yang luar biasa. Sungguh di luar dugaan. Prestasi ini sekaligus membuktikan, anak-anak muda Indonesia mampu menembus standar kompetensi ketrampilan kerja di level ASEAN,” kata Menakertrans Muhaimin Iskandar, dalam rilis yang diterima, Senin (19/11/2012).

Seperti diketahui, adu keterampilan kerja anak-anak muda se-ASEAN 2012 diikuti 950 peserta yang berasal dari sembilan negara ASEAN, minus Myanmar. Secara keseluruhan, ada 22 kejuruan yang dikompetisikan pada ASC 2012, ditambah satu kejuruan eksibisi: caring (merawat jompo). Tiap satu kejuruan diikuti oleh maksimal dua kompetitor dari masing-masing negara.

Selain mendapatkan beasiswa, juara dari tiap kejuruan akan dipertandingkan dengan juara Lomba Keterampilan Siswa (LKS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pemenangnya akan dikirim mewakili Indonesia untuk mengikuti World Skills Competition (WSC) 2013, yang akan berlangsung di Leipzig, Jerman.

(trq/edo)