Kapolresta Inhu, AKBP Hermansyah mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Senin (19/11/2012). Menurutnya, tiga jasad perampok yang ditembak mati merupakan DPO Polsek Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.
Ketiga pelaku curas tersebut adalah, SD (28) dan SR (32) warga Lempuing Jaya, OKI. Sedangkan IR (38) warga Padamaran OKI, Sumsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan dua lainnya, PM (28) dan WR, berdomisili di Kab Indragiri Hilir. Namun PM sendiri aslinya dari Kisaran, Kabupaten Asahan Sumut. Satu orang inisial AR (34) asal Lampung.
"Dari 6 jenazah, 4 di antaranya sudah diambil pihak keluarganya yakni, PM WR, SD dan SR," kata Hermansyah.
Sedangkan jenazah IR (38) warga Padamaran OKI Sumsel dan AR (34), warga Bababatan Lampung Selatan masih berada di kamar mayat RSUD Indrasari Rengat.
"Jika dalam dua hari ini, jenazah tidak dijemput oleh keluarganya, maka akan kita kebumikan di Inhu," kata Hermansyah.
Hermansyah menjelaskan, pihaknya masih mengembangkan jaringan dari 6 perampok tersebut. Polisi juga akan mencari siapa yang mengundang mereka untuk merampok di Riau.
“Kalau ada komplotan rampok luar masuk wilayah lain, biasanya pasti ada penunjuk jalannya. Ini yang masih kita selidiki," kata Hermansyah.
Sebagaimana diketahui, komplotan ini menyewa rumah di Kecamatan Peranap, Inhu. Mereka berencana akan melakukan perampokan terhadap toke sawit.
Pada Minggu (18/11/2012) sekitar pukul 03.00 dinihari, mereka dikepung pihak kepolisian. Namun mereka tidak mau menyerah, malah melakukan aksi penembakan ke aparat. Terjadi kontak senjata selama 4 jam. Akhirnya 6 orang perampok tewas ditempat.
(/)










































