Kelima pelaku yang masih tergolong remaja itu adalah MAZ (15), FF (16), AJ (15), AA (16), dan FA (17). Mereka ditangkap Minggu (18/11) sore di kediaman masing-masing.
"Hari ini 19 November telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan didahului dengan pengeroyokan yang akhirnya korban meninggal dunia, kejadian kemarin pagi jam 04.00 WIB. Siangnya kami berhasil mengungkap kasus dan menangkap pelaku yang bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap korban," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Hermawan, di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut keterangan saksi, kemarin yang menyerang cukup banyak, bukan hanya lima, makanya kita cari pelaku lain," ujar Hermawan.
Polisi saat ini juga telah mengamankan sejumlah bukti, yaitu kaos warna hitam bermotif totol putih berlumuran darah, satu potong celana jeans berlumuran darah, tiga bilah senjata tajam, satu buah sarung gitar warna berisi senjata tajam berupa 10 buah kelewang, satu buah pedang, satu buah golok babi, satu buah mata gir diikat sabuk.
Hermawan mengatakan kelima pelaku yang terancam hukuman berat. Mereka bisa dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara subsider pasal 170 ayat 1,2, 1e, 2e dan 3e KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Hermawan menerangkan pengeroyokan bukan dilakukan oleh geng motor. Wilayah asal pelaku dan korban diketahui sering terlibat tawuran dan saling dendam.
"Mengenai motif, antara Jalan Haji Batong dan Jalan Kirai, di sekitar rumah korban memang bermusuhan dan akhirnya mereka dendam, mereka spontan melakukan penyerangan, bukan direncanakan," tuturnya.
Untuk mencegah kembali terjadinya aksi balasan, polisi masih berjaga di sekitar lokasi kejadian. "Saat ini, atas perintah Kapolres, sudah mengantisipasi hal tersebut dengan menempatkan Kasat Binmas di daerah tersebut untuk mengamankan," papar Hermawan.
Diberitakan sebelumnya, Pebri tewas dengan luka bacokan setelah sekelompok orang yang menggunakan sedikitnya 10 motor mengeroyoknya saat melintas di Jalan Madrasah Raya, Cilandak, Jaksel, Minggu (18/11/2012) subuh kemarin.
(tor/ndr)











































