Dinkes DKI Buka Pembayaran Klaim RS yang Rawat Korban Bom

Dinkes DKI Buka Pembayaran Klaim RS yang Rawat Korban Bom

- detikNews
Kamis, 16 Sep 2004 23:10 WIB
Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mulai Rabu (15/9/2004) kemarin membuka waktu pembayaran klaim rumah sakit yang merawat para korban peledakan bom di depan Kedubes Australia, Kuningan, Jakarta Selatan. Dana yang akan digunakan sendiri berasal dari APBD dan dana subsidi BBM.Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Cholik Masulili dan Menteri Kesehatan Achmad Sujudi kepada wartawan di Media Center Kedubes Australia, Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (16/9/2004)."Untuk waktu pembayaran klaim bagi rumah sakit yang merawat sejumlah korban Bom Kuningan sudah bisa dilakukan kemarin. Tetapi hingga kini belum ada yangmeminta dari pihak rumah sakit. Untuk proses pembayaran klaim sendiri paling lama lima hari," jelas Cholik.Cholik menjelaskan, pembayaran klaim sejumlah rumah sakit kepada pihak Depertemen Kesehatan melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta diambil dari alokasi dana APBD sebesar Rp 40 miliar dan APBN yang dialokasikan untuk dana konpensasi subsidi BBM Rp 28 miliar. Sedangkan menurut Menkes Sujudi, pihak Depkes sebenarnya sudah juga mengelurkan dana dari dana cadangan untuk menghadapi bencana alam, termasuk korban bom sebesar Rp 150 miliar, namun sudah habis.Sebagai pertanggungjawaban dana klaim tersebut, jelas Menkes Achmad Sujudi, dana dibayarkan bukan dalam bentuk cash, tapi antar rekening atau giro rumah sakit dan pihak Depkes. Bagi pasien yang sudah terlanjur membayar dapat meminta kembali ke rumah sakit yang merawat dan rumah sakit dapat melakukan penagihan ke Dinkes DKI Jakarta.Namun bagi pasien yang dijamin dan dibayar oleh pihak ketiga, yaitu perusahaan dan asuransi dapat dibayarkan oleh pihak ketiga tersebut. Sementara korban yanglangsung dievakuasi ke luar negeri tidak ditanggung Depkes. Kecuali bagi tiga korban yang di Singapura, satu ditanggung keluarganya dan dua orang ditanggung pemerintah Australia. (mar/)


Berita Terkait