Seperti dilansir New York Times, Jumat (16/11/2012), militer Israel telah melakukan invasi darat ke jalur Gaza. Militer Israel menyatakan pasukannya telah bersiaga dan siap untuk memasuki Gaza apabila operasi darat harus dilakukan.
Israel menyatakan pihaknya telah menghentikan serangan udara yang gencar dengan sasaran militan di Gaza selama kunjungan Hesham Kandil, meskipun keamanan Hamas klaim serangan udara telah menghantam wilayah Palestina selama periode tersebut oleh militer Israel. Sebagai balasannya, militan Palestina menembakan 60 roket setelah Kandil sampai di Gaza.
"Apa yang saya lihat di rumah sakit, martir, dan darah anak laki-laki yang masih melekat di tangan saya, adalah sesuatu dimana kita tidak bisa tinggal diam." ujar Hesham.
Israel sendiri membantah dengan lantang melakukan serangan ke Gaza sejak malam serangan pecah.
Sementara itu, Israel mengisyaratkan invasi darat semakin dekat dengan perlengkapan militer yang lengkap seperti tentara, tank dan kendaraan lapis baja pengangkut yang berkumpul di dekat wilayah Palestina.
"Militer Israel terus memukul keras Hamas dan siap untuk memperluas aksinya ke Gaza," ujar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
(ahy/ahy)











































