"Kami merasa banyak sekali arsip Muhammadiyah yang berhubungan dengan penegakan bangsa untuk dirawat ANRI agar terawat dan tidak hilang," kata Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.
Hal itu disampaikan Din dalam acara penandatanganan MoU PP Muhammadiyah dengan ANRI mengenai enyelenggaraan kearsipan di Gedung Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2012).
Menurut Din, kerjasama ini sangat penting karena untuk menjaga dokumen mengenai perkembangan Muhammadiyah. Din mengatakan bagi Muhammadiyah, arsip merupakan kekayaan organisasi yang sangat berharga, sebagai bukti peran dan sumbangsih Muhammadiyah bagi negara.
"Arsipnya bentuk foto, dokumen dan lain-lain zaman perjuangan melawan Belanda," ucap Din.
Sementara itu Ketua ANRI, M. Asichin mengatakan, kerjasama ini dimaksudkan untuk mempermudah para peneliti mendapatkan sumber primer dan pembelajaran bagi para pelajar.
"Penyelamatan dokumen-dokumen ini untuk studi, sehingga bisa menggunakan sumber primer di Arsip Nasional. Kita berharap arsip-arsip ini dapat diakuisisi, kita ambil untuk dirawat sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat," ujar Asichin.
(slm/fdn)











































