Jokowi Kunjungi Kampung Apung, Warga Minta Kampungnya Bebas Banjir

Jokowi Kunjungi Kampung Apung, Warga Minta Kampungnya Bebas Banjir

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 15 Nov 2012 18:39 WIB
Jokowi Kunjungi Kampung Apung, Warga Minta Kampungnya Bebas Banjir
Jakarta - Warga RT 10/01 Kampung Apung, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, mengeluhkan kunjungan singkat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Kunjungan yang hanya berlangsung 10 menit tersebut membuat warga tidak bisa menyampaikan keluhan mereka seputar banjir.

"Tadi cuma sebentar, nggak terencana. Warga sempat kecewa juga karena kedatangannya lebih banyak bersama wartawan, bukan sama warga. Maksud warga harusnya ngobrol sama warga, tapi di sini banyak yang bilang, lebih baik nggak usah datang kalau cuma lewat doang," kata Ketua RT 10 Kampung Apung, Suwandi, pada detikcom di lokasi, Kamis (15/11/2012).

Suwandi menambahkan warganya banyak yang berharap ada tindakan penanganan banjir permanen di wilayah tersebut. Menurut Suwandi, rumah pompa yang dibangun pada tahun 2011 untuk menjawab keluhan warga tersebut tidak optimal karena jarak rumah pompa dari pusat bajir di Kampung Apung cukup jauh, sekitar 1 kilometer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sini setiap musim penghujan selalu banjir sejak 20 tahun lalu, yang paling mmbutuhkan itu RW 01.
Saluran pompa air itu nggak diperhatikan, jadi air yang menggenang di sini nggak ketarik," ujar Suwandi.

Suwandi berharap Jokowi merealisasikan janjinya ketika kampanye yang akan memprioritaskan Kampung Apung jika terpilih kelak. Saat ini, Jokowi telah memimpin DKI Jakarta, realisasi janji masa kampanye tersebut menurut Suwandi tidak perlu menunggu hingga Kampung Apung tenggelam.

"Harapan kita supaya kampung di sini diperhatikan lagi. Kita ini kampung tertinggal di tengah kota, kampung kita ini kan kumuh, sudah jadi rawa. Uneg-uneg ini tidak tersampaikan tadi, pak Jokowi dulu sebelum jadi gubernur pernah mengatakan kepada kami di sini, kampung ini akan jadi prioritas, tapi kinerjanya yang kita harapkan," tutup Suwandi.

(vid/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini