Hadiri KTT, SBY ke Kamboja Lalu Pakistan Pada 17-23 November

Hadiri KTT, SBY ke Kamboja Lalu Pakistan Pada 17-23 November

Gagah Wijoseno - detikNews
Kamis, 15 Nov 2012 11:14 WIB
Hadiri KTT, SBY ke Kamboja Lalu Pakistan Pada 17-23 November
Presiden SBY (Rusman/ Rumgapres)
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Phnom Penh, Kamboja, dan Islamabad, Pakistan pada tanggal 17-23 November 2012. Pada tanggal 17 November, SBY akan menghadiri KTT ASEAN dan KTT Asia Timur di Phnom Penh, sedangkan setelah tanggal 21 November terbang menuju Islamabad untuk menghadiri KTT D8.

Dalam rilis yang diterima detikcom dari Istana Kepresidenan, Kamis (15/11/2012), Dalam rangkaian acara KTT ASEAN tanggal 18-19 November 2012, Presiden RI dijadwalkan untuk menghadiri sesi pleno dan pertemuan dengan ASEAN Business Advisory Council (ABAC).

Pada tanggal 20 November 2012, Presiden RI dijadwalkan menghadiri ASEAN Global Dialogue yang akan dihadiri antara lain oleh Presiden ADB Haruhiko Kuroda, Managing Director IMF Christine Lagarde, Managing Director World Bank Caroline Anstey, Sekjen UNCTAD Supachai Panitchpakdi, dan Dirjen WTO Pascal Lamy. Presiden RI kemudian akan menghadiri rangkaian acara KTT Asia Timur (East Asia Summit).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sela-sela rangkaian acara KTT ASEAN, Presiden RI juga dijadwalkan untuk melangsungkan pertemuan bilateral, antara lain dengan PM Tiongkok Wen Jia Bao. Kemudian, pada tanggal 21 November 2012, Presiden RI akan berangkat menuju Pakistan. Setibanya di Islamabad, Presiden RI dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan bilateral masing-masing dengan Presiden Pakistan Azif Ali Zardari dan PM Pakistan Raja Pervaiz Ashraf. Pada tanggal 22 November 2012, Presiden RI akan menghadiri rangkaian acara KTT D8.

Adapun negara-negara anggota D8 meliputi Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan and Turki. Sehubungan dengan rencana rangkaian kunjungan Presiden Yudhoyono tersebut, Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional menyatakan:

1. Kehadiran Presiden RI di KTT ASEAN dan rangkaian KTT lainnya menegaskan komitmen Indonesia untuk memastikan kesiapan ASEAN dalam mewujudkan Komunitas ASEAN 2015. ASEAN merupakan salah satu pilar utama politik luar negeri Indonesia dan partisipasi Presiden RI dalam KTT tersebut akan memperkokoh peran ASEAN dalam memastikan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.

2. Sementara itu, KTT D8 akan membahas lima isu prioritas yang memiliki arti penting bagi Indonesia, yaitu perdagangan, pertanian dan ketahanan pangan, kerjasama industri dan UKM, transportasi, serta energi dan mineral. KTT ini akan memajukan kerjasama yang lebih erat di antara kedelapan negara anggotanya, sehingga dapat berkontribusi pada pembangunan nasional masing-masing.

3. Adapun pertemuan bilateral dengan Presiden dan PM Pakistan akan semakin mendorong kerjasama di antara kedua negara, termasuk di bidang-bidang yang menjadi prioritas Indonesia seperti ketahanan pangan.”

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono beserta rombongan direncanakan kembali ke Tanah Air pada hari Jumat, 23 November 2012. 

(gah/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini