PDIP: Jangan Sampai Pembantu Presiden Jadi Ahli Gosip!

Kongkalikong Anggaran

PDIP: Jangan Sampai Pembantu Presiden Jadi Ahli Gosip!

Ferdinan - detikNews
Kamis, 15 Nov 2012 09:57 WIB
PDIP: Jangan Sampai Pembantu Presiden Jadi Ahli Gosip!
Dipo Alam
Jakarta - Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mendukung laporan Sekretaris Kabinet Dipo Alam ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kongkalikong APBN. Dengan pelaporan ini, tudingan soal 'permainan' antara oknum pemerintah dengan anggota dewan dapat dibuktikan.

"Saya kira Seskab menyampaikan pernyataan tersebut sudah didukung datang yang bisa dipertanggungjawabkan. Tidak mungkin Seskab sekelas Menteri BUMN yang hanya lempar tuduhan tanpa didukung data," kata Tjahjo dalam pesan singkatnya, Kamis (15/11/2012).

Tapi Tjahjo berharap Seskab menyebutkan oknum anggota dewan dan fraksinya yang diduga terlibat kongkalikong APBN. Tjahjo berharap langkah Dipo diikuti Dahlan Iskan yang juga pernah bicara soal dugaan praktik pemerasan oleh anggota dewan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BIar terang benderang masalahnya atau serahkan kepada KPK saja dan KPK yang menindaklanjutinya," imbuhnya.

Anggota Komisi I DPR ini menyebut alat bukti penting untuk menguatkan dugaan terjadinya pelanggaran. "Jangan sampai nanti negara RI menjadi negara kumpulan tukang gosip, yang ternyata amburadul," katanya.
Β 
"Kasihan bapak presidennya kalau pembantunya ahli gosip tanpa bukti semuanya. Maka laporan ke KPK adalah hal yang wajib disertai berbagai bukti-bukti awal," ujarnya.

Kemarin (14/11), Dipo Alam melaporkan dugaan kongkalikong anggaran di 3 kementerian ke KPK. Menurutnya permainan kotor ini juga diduga melibatkan anggota dewan di Senayan.

"Dokumen-dokumen terlampir saya serahkan kepada KPK," kata Dipo

(fdn/van)


Berita Terkait