Polisi Terus Kejar Sindikat Pemasok Bom Ikan di Lampung

Polisi Terus Kejar Sindikat Pemasok Bom Ikan di Lampung

Adan Bakar - detikNews
Kamis, 15 Nov 2012 09:38 WIB
Lampung, - Direktur Polisi Air Polda Lampung, Kombes Edion menegaskan pihaknya akan terus mengejar sindikat penjual bahan peledak untuk membuat bom ikan.

Menurut Edion, sindikat pemasok bom ikan cepat berpindah. Padahal polisi sudah mengantongi informasi gerak-gerik sindikat dari para saksi.

"Dari laporan si A ternyata setelah diselidiki sudah tidak ada," kata Edion saat dihubungi, Kamis (15/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, polisi banyak menangkap para nelayan yang menggunakan bom ikan. "Ada beberapa pemasok bahan peledak yang sudah ditangkap, tapi jumlahnya masih sedikit. Misalnya di perairan Lampung Selatan, tertangkap saat akan transaksi dengan barang bukti 4 kilogram bahan peledak," kata dia.

Transaksi bahan peledak biasanya dilakukan di laut. Bahan peledaknya pun disimpan di tempat yang tidak terduga. "Polisi akan terus melakukan patroli dan razia di laut untuk menekan dan mengurangi pemakaian bom ikan," kata dia.

Pemakaian bom ikan sangat berbahaya. Tidak hanya bagi lingkungan, tapi juga bagi nelayan. Bom ikan terkadang meledak saat belum dipakai, bahkan ada nelayan yang tewas.

Meledaknya bom ikan di Labuhan Maringgai, Lampung Timur, terjadi (13/11). Akibatnya dua orang meninggal dan satu orang luka berat. Rumah tempat perakitan bom ikan pun hancur.

Edion meminta para nelayan untuk tidak memakai bom ikan. Jika ada masyarakat yang melihat dan menemukan penggunaan bahan peledak. dia mengimbau agar langsung dilaporkan ke polisi.

(fdn/fdn)


Berita Terkait