Renovasi Rampung, Tugu Yogya Makin Kinclong

Renovasi Rampung, Tugu Yogya Makin Kinclong

Edzan Raharjo - detikNews
Rabu, 14 Nov 2012 17:56 WIB
Renovasi Rampung, Tugu Yogya Makin Kinclong
Yogyakarta -

Setelah tiga bulan 'disembunyikan' untuk renovasi, Tugu Yogya akhirnya kembali bisa menebarkan pesonanya. Momen kembalinya Tugu Yogya ditandai dengan ritual pemasangan puncak atau kemuncaknya yang baru.

Dalam ritual ini, doa-doa untuk keselamatan dan kelancaran pemasangan pun terlantun. Upacara pemasangan diawali dengan penancapan paku emas 22 karat seberat 7 gram pada kemuncak Tugu oleh Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kepatihan Yogyakarta, Rabu (14/11/2012).

Kemudian, tanpa Sultan, kemuncak dibawa ke Tugu Yogya di perempatan Jalan Pangeran Mangkubumi, Yogyakarta. Sebelum dipasang, kemuncak Tugu tersebut kembali didoakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantunan doa keselamatan yang dipimpin oleh Pengirit Abdi Dalem Punokawan Kaji, Mas Riyo Abdul Ridwan ini juga dilengkapi dengan beragam sesaji.

Kemuncak Tugu tersebut terbuat dari kayu jati, berbentuk uliran, dan dilapisi prodo emas (cat yang mengandung emas). Sebenarnya, tidak ada perubahan dengan kemuncak sebelumnya yang telah berusia sekitar 123 tahun sejak pertama didirikan pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII. Namun, kemuncak sebelumnya telah keropos di bagian bawah dan warna emasnya telah luntur.

Paku emas yang dipasang di Kemuncak Tugu merupakan lambang pancaran sinar Illahi dan kemulian. Dengan ini diharapkan masyarakat Yogyakarta akan selalu mendapatkan kemudahan dari Allah dalam semua urusan.

"Selain sebagai ikon wisata, Tugu Yogyakarta merupakan simbol karisma seorang Raja kepada rakyatnya. Revitalisasi Tugu yang dilakukan dipastikan tidak akan merusak dasar filosofi dari Tugu yang melambangkan hubungan Vertikal dan Horisontal atau Habluminallah dan Habluminannas," kata Sultan usai upacara penancapan Paku emas kemuncak Tugu, di Kepatihan Yogyakarta.

Tugu Yogyakarta yang baru dengan warna putih kini terlihat lebih cerah dan bersinar. Tulisan huruf Jawa dan simbol-simbol di Tugu dilapisi dengan prodo emas sehingga nampak lebih cerah.

(/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini