"Jadi biaya di sekolah ini menjadi mahal karena tenaga pengajar menggunakan tenaga dari Surya Institute. Kontrak mereka sebenarnya sudah habis sejak Agustus 2012 lalu. Tapi pengguna sekolah ini banyak yang fanatik," ujar Ketua Komite Sekolah MH Thamrin, Dedi Windiyarso, Rabu (14/11/2012).
Dedi juga menjelaskan kenapa dalam Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) 2012/2013, anggaran untuk membayar Surya Institute yang besarnya mencapai Rp 2,06 miliar masih tercantum. Menurutnya ini merupakan bagian dari keinginan sekolah untuk mencetak guru-guru yang handal sehingga bisa menghasikan murid yang berpretasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi juga menyebutkan, dengan kehadiran staf pengajar dari Surya Institute, bisa mendongkrak pretasi sekolah tersebut. Menurutnya Surya Institute sudah sangat terbukti dalam lomba-lomba antar sekolahan.
"Saat tahun pertama dengan staf pengajar dari Surya Institute, kami berhasil menjuarai Olimpiade Sains Nasional di Medan. Tapi setelah diputus dengan Surya Institute, anak kita prestasinya menurun. Ini juga yang membut orang tua murid tidak mau apabila kontrak dengan Surya Institute itu diputus," terangnya.
Dia menambahkan tidak keberatan apabila memang biaya iuran sekolah bisa dipotong. Asalkan dengan pengurangan biaya itu, tidak menurunkan kualitas dan prestasi sekolah itu.
"Tidak apa-apa, asalkan penurunan prestasi yang terjadi tidak terulang kembali," imbuhnya.
SMA MH Thamrin, sudah melakukan kerjasama dengan Surya Institute sejak pertama sekolah itu berdiri pada tahun 2009. Anggaran yang disiapkan untuk membayar tenaga pengajar dari lembaga milik fisikawan Indonesia, Yohannes Surya itu juga tidak kecil. Untuk tahun ajaran 2009/2010 dan 2010/2011 jumlah kontrak mencapai Rp 1,7 miliar. Sementara untuk tahun ajaran 2012/2013 mencapai Rp 2,06 miliar.
Sebelumnya, Ahok sewot karena sekolah tersebut tak banyak menampung siswa miskin namun pintar.
"Intinya saya juga nggak suka, 'kalau uang tidak cukup jangan salahkan kami', ada filosofi 'anakmu sekolah di sekolah saya'. Saya ancam Saudara, saya (Wagub DKI) yang atur," ujar Ahok dengan nada keras dan tegas.
Sekolah MH Thamrin merupakan lembaga pendidikan negeri terdiri dari SD hingga SMA. Menurut APBD bidang pendidikan, terdapat subsidi untuk anak-anak miskin yang pintar untuk masuk sekolah unggulan. Sekolah MH Thamrin didatangi Ahok karena terdapat kabar bahwa sekolah itu hanya diisi siswa berduit.
(riz/nwk)











































