"Harus segera dihentikan pengiriman TKI sektor informal ke luar negeri. Memang cukup aneh dengan kebijakan pemerintah yang masih tetap mengirimkan tenaga kerja sektor informal. Pemerintah kita mengirimkan pekerja wanita pembantu tanpa jaminan keamanan. Jadi lebih baik kita stop pengiriman TKI unskill labour itu," ujar Hidayat kepada wartawan di Solo, Rabu (14/11/2012) siang.
Hidayat kemudian membuat perbandingan dengan beberapa negara berkembang dan negara miskin di Asia lainnya yang telah menghentikan pengiriman tenaga kerja wanita untuk dipekerjakan di sektor informal. Dia menyebut Bangladesh, Srilangka, Pakistan, India, Kamboja yang tidak mengirimkan tenaga pembantu rumah tangga ke luar negaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya kita bisa saja mengirim TKI berkeahlian seperti halnya tenaga kerja perawat, baby sitter maupun di sektor formal lainnya. Dengan mengirimkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan ini maka mereka akan lebih terhormat, penghasilannya juga lebih bagus, serta keamanannya lebih terjaga," lanjut Hidayat.
(mbr/aan)











































