"Siang ini telah dilakukan olah TKP lanjutan oleh tim Jihandak Bom Gegana Sat Brimobda Lampung dipimpin AKP Turis Budiono dan berhasil menemukan tiga botol kecil black powder campuran potasium florat," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih, dalam pesan singkatnya, Rabu (14/11/2012). Olah TKP digelar di Desa Umbul Metro, Labuhan Maringgai, Lampung.
Menurut dia, bahan-bahan tersebut dipastikan sebagai bahan pembuat bom ikan. "Sehingga dapat disimpulkan bahwa ledakan yang terjadi diakibatkan bom rakitan untuk ikan," ujar dia.
Kejadian tersebut bermula saat tiga orang korban, Mahfud, Jamal, dan Gunawan melakukan perakitan bom ikan di kediman Mahfud, di Kuala Penat, Desa Meringgai, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (13/11/2012). Sekitar pukul 10.00 WIB warga dikejutkan dengan suara dentuman keras dari rumah Mahfud.
Bom yang tengah dirakit itu meledak dan menyebabkan dua orang meninggal dunia atas nama Mahfud dan Jamal. Sementara Gunawan mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis di RS Muhammadiyah Metro.
(ahy/aan)











































